UNSUR PERIODE KETIGA

Unsur Periode ketiga terdiri atas :
*       Natriun (Na)
*      Magnesium (Mg)
*      Aluminium (Al)
*      Silikon (Si)
*      Pospor (P)
*      Klorin (Cl)
*      Argon (Ar)
*       
Penggolongan Unsur Periode Ketiga
Unsur periode ketiga dapat digolongkan dalam beberapa jenis, yaitu :
  1. Logam, terdiri atas : Na, Mg, Al
  2. Semilogam (metaloid) : Si
  3. Non-Logam: P, S, Cl
  4. Gas Mulia : Ar

Unsur Periode Ketiga dapat ditemukan dalam beberapa golongan bentuk, meliputi :
*      Sebagai senyawa : Na, Mg, Al,  Si, P, Cl
*     Sebagai Unsur dan senyawa : S
*     Sebagai Atom bebas : Ar

Sifat fisik Unsur Periode ketiga

Sifat
Senyawa
Na
Mg
Al
Si
P
S
Cl
Ar
Titik Leleh
97,81
648,8
660,37
1410
44,1
119,0
-100,98
-189,2
Titik Didih
903,8
1105
2647
2355
280
44,67
-34,6
-185,7

Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa unsur Na,Mg, Si,Al, P dan S berwujud padat pada suhu ruangan (karena titik didih dan Lelehnya diatas suhu ruangan (25oC). Unsur Cl dan Ar memiliki wujud gas karena titih didih dan lelehnya dibawah suhu ruangan.

Sifat Kimia Unsur Periode Ketiga
1.      Dari kiri ke kanan Harga keelektronegatifan semakin besar (semakin mudah membentuk ion negatif)
2.      Dari kiri ke kenan jari-jari atom semakin kecil.
3.      Dari kiri ke kanan reduktornya semakin lemah dan oksidatornya semakin kuat
4.      Dari kiri ke kanan keasamannya semakin kuat dan basabya semakin lemah.

Grafik Enegi Ionisasi Unsur Periode Ketiga
Energi Ionisasi Unsur Periode Ketiga
Secara umum, dari kiri ke kanan energi ionisasi periode ini semakin besar. Namun, jika diamati lebih seksama terdapat penyimpangan pada Mg dan S.
Pada Mg elektron valensinya 3S2 menunjukkan orbital 3S terisi penuh sehingga unsu ini lebih stabil dan memiliki enegi ionisasi besar. Adapun valensi Al (sesudahnya) 3s2 3p1 menunjukkan orbital orbital p tak terisi penuh shg sifatnya kurang stabil dengan energi ionisasi lebih kecil dibanding atom Mg.
Pada S dengan elektron valensi 3s2 3p4 memiliki orbital p yang tak terisi penuh sehingga energi ionisasinya kecil. Sedangkan unsur P (sebelumnya) dgn valensi 3s2 3p3 menunjukkan orbital p terisi setengah penuh oleh karena itu P memiliki energi ionisasi yang lebih besar dari S.